Thursday, May 25, 2017

Cara Mengatasi Smartphone Yang Mati Terendam Air

Memang lumayan sulit menyelamatkan ponsel yang sudah masuk kedalam air. Beberapa komponen ponsel akan langsung tidak bekerja ketika kontak dengan air. Kecuali ponsel berikut adalah ponsel canggih dengan sertifikat water resistant (anti air), layaknya samsung galaxy S7 dan Experia Z series. Meskipun terendam air, ponsel berikut tidak akan mati dan tetap dapat digunakan secara normal.

Kalau ponsel yang biasa-biasa saja, akan ada 3 kemungkinan ketika terendam air di saat yang lama ...
  • Mati total.
  • Bisa nyala tetapi nggak normal.
  • Blank (Menyala layar warna putih).
Kalau sudah demikian, biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan pasti sangat besar. Makanya, jika HP teman baik terkena air (air hujan, air laut, atau cairan lain) mesti ditangani dengan cepat dan benar sehingga HP dapat diselamatkan sebelum akan terjadi kerusakan.

Bagian Mana Yang Rusak Ketika HP Kecemplung Kedalam Air? 

Semua terkait pada berapa lama ponsel kawan terendam air. Kalau waktunya lama,  bisa saja komponen didalam PCB (Printed circuit board) yang dapat rusak. PCB itu tempat di mana komponen perlu seperti CPU, Ram, dan lain-lain diletakkan. Jadi, ini komponen utamanya. Kerusakan paling enteng umumnya ada pada speaker, slot sim card, dan LCD.

Berikut cara mengatasi HP yang rusak akibat terkena air ini:

1. Lepaskan Baterai, Memory Card, dan SIM card

Ini hal pertama yang wajib kalian lakukan. Jangan coba untuk menghidupkan ponsel didalam kondisi basah. Lepas baterai secepatnya untuk meminimalisir kerusakan akibat terjadinya short atau korslet sehabis HP terkena air.
Jelas kan terkecuali air dan listrik itu tidak bersahabat? Jadi jangan cobalah menyalakanya sebelum posel kering.

2. Bongkar Bagian Dalam Ponsel

Langkah selanjutnya ini agak susah. Sobat wajib bongkar ponsel yang terkena air tadi. Lepaskan seluruh scrup yang ada pada casing (kalau gak punya obengnya sanggup pinjam atau beli).

Jika casing sudah terbuka, lepaskan termasuk scrup yang ada pada PCB. Pokoknya bongkar total sampai ke bagian-bagian kecil.

3. Fokus Pada LCD

Ini yang paling penting. Setelah seluruh terbongkar, bersihkan LCDnya terlebih dahulu.

Komponen ini yang umumnya kerap rusak sehabis terkena air sebab LCD memuat filamen lunak yang tidak tahan pada kelembapan air. Kalau dibiarkan terlalu lama dapat nampak flek hitam pada LCD. Itulah kenapa LCD yang pertama rusak kala HP terendam air.

4. Lakukan Pengeringan Total

Setelah anggota LCD kering, selanjutnya keringkan anggota HP yang lain seperti PCB menggunakan blower, kipas angin, atau hair drayer. Jika mengeringkan PCB menggunakan hair drayer jangan terlalu dekat dan terlalu lama sebab udara panas yang dihasilkan dapat menyebabkan kerusakan komponen PCB tersebut.

Untuk menangani baterai yang drop dikarenakan terkena air, sahabat bisa mengakalinya bersama langkah menjemur baterai selanjutnya di bawah sinar matahari terik sekurang-kurangnya 1 hingga 2 jam atau secukupnya saja hingga baterai terlampau kering. Setelah itu charge baterai menggunakan charger portable (charger kodok).

5. Rakit Ponsel Kembali

Setelah sistem pengeringan selesai, sekarang sobat tinggal rakit lagi komponen yang udah di bongkar tadi. Rakit bersama benar dan hati-hati sehingga tidak hingga menyebabkan kerusakan komponen lainya.

Jika udah selesai dirakit, cobalah hidupkan.

Seharusnya HP berikut mampu nyala normal lagi atau setidaknya nyala blink (nyala putih), seluruh tergantung terhadap berapa lama HP berikut terendam air dan seberapa cepat sobat mengatasi HP tersebut.

Ingat ya, seluruh tips diatas bukanlah tips untuk memperbaiki HP yang terkena air tapi memberi pertolongan pertama ketika HP terendam air.

Jadi, jika ponsel sobat tetap belum mampu nyala normal sesudah lakukan tips diatas, sebaiknya bawa ke counter layanan HP untuk dijalankan perbaikan secara intensif.