Thursday, March 30, 2017

Mengatasi Hp Android Lelet atau Lemot

Ponsel pintar berplatform Android hampir dipakai oleh seluruh kalangan. Alasannya karena perangkat ini tersedia dari harga yang terjangkau sampai yang mahal. Namun, seringkali pemakaiannya untuk kegiatan sehari-hari kinerjanya dapat alami penurunan lebih-lebih melambat. Bila sudah mengalami lemot atau lama waktu mengoperasikannya, pasti bakal menimbulkan rasa marah lebih-lebih letih seumpama membutuhkan kinerja smartphone di saat-saat tertentu. Inilah cara mengatasi hp android yang lelet atau lemot.




1. Periksa memori yang tersedia

Alasan utama kinerja smartphone Android melambat adalah banyaknya aplikasi yang di-download pengguna agar sebabkan area penyimpanan sedikit tersisa. Batas minimal untuk kinerja Android tanpa halangan adalah 20 persen. Jadi seumpama smartphone Anda mempunyai kapasitas penyimpanan 8GB, maka harus tersedia lebih kurang 1GB memori yang tidak terpakai.

Bila ternyata smartphone Anda sudah hampir mencukupi memori, maka tersedia lebih dari satu cara yang kami sarankan:
  •  Uninstall aplikasi yang tidak terpakai.
  • Bersihkan cache dan hapus junk file dengan masuk ke Pengaturan, selanjutnya ke Storage atau Penyimpanan. Kemudian Anda tinggal menghimpit Cached Files dan klik OK untuk membersihkan.
  • Kami tidak merekomendasikan pemasangan aplikasi dengan tujuan untuk membersihkan junk atau cache file. Alasannya adalah aplikasi selanjutnya terhitung bakal mencukupi memori dan turunkan kinerjanya.
  •  Rapikan file yang berukuran besar, seperti musik dan foto. Atau Anda terhitung dapat back-up file selanjutnya ke notebook atau pakai sarana cloud gratis seperti Dropbox.

2. Widget yang berlebihan

Beberapa pengguna cenderung pilih memasang widget dengan alasan mempermudah akses ke aplikasi yang dituju. Memang benar demikian, tapi seumpama tersedia lebih dari tiga widget di dalam homescreen smartphone Anda, bakal terlalu merubah kinerjanya. Terlebih pada widget yang pakai third party launcher seperti news aggregator Babe.

Jika smartphone Anda terhitung pakai banyak widget, maka pilihlah secara bijaksana yang paling bermanfaat.

3. Menggunakan aplikasi launcher

Tujuan pemasangan launcher adalah mempercantik dan kustomisasi perangkat sesuai dengan kemauan pengguna. Sayangnya dengan launcher ini malah sebabkan menurunnya kinerja Android. Ini disebabkan karena tidak sesuainya Animation Setting yang terkandung pada launcher yang digunakan agar memakan banyak kekuatan dan kapasitas memori dari smartphone.

Kami merekomendasikan untuk tetap pakai penampilan dan Setting basic dari smartphone yang digunakan. Selain tidak bakal sebabkan boros baterai, kinerja smartphone terhitung bakal tetap normal meskipun sudah lama digunakan.

4. Kapasitas RAM termakan aplikasi

Setiap meng-instal aplikasi, coba periksa Setting untuk memahami kapasitas memori, baik ke memori internal atau malah mengurangi bagian RAM. Perlu diingat bahwa kapasitas RAM terlalu merubah kinerja smartphone, jadi tinggi RAM maka smartphone bakal jadi safe dari sebutan ‘lemot’.

Terlebih bagi Anda yang hobi bermain game melalui smartphone, lebih baik pilih smartphone dengan kapasitas RAM di atas 1,5GB. Anda terhitung dapat meningkatkan memori eksternal dan memindahkan aplikasi pada memori internal ke memori eksternal agar kinerja smartphone terjaga.

5. Smartphone jarang di-restart

Cara ini paling gampang digunakan dan diaplikasikan. Dengan restart, kinerja smartphone dapat ulang normal. Atau Anda dapat lakukan restart sesudah mempraktikan lebih dari satu perihal yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Bila langkah-langkah di atas sudah Anda coba, tapi tidak tersedia perubahan pada smartphone, maka memperhitungkan untuk mempunyai smartphone dengan proses Android terbaru. Android 4.4 KitKat maupun Android 5.0 Lollipop diperbarui di dalam banyak perihal oleh Google, karena kinerja smartphone terlalu terbujuk oleh kemampuan hardware.